Jumat, di Semarang bag. utara. daerah rob, khas pesisir. banyak rawa, dijamin banyak nyamuk.



Secara teknis, kotak ini adalah satu-satunya alat avinic pesawat terbang berisi tape recorder (pita perekam) yang di dalamnya terdiri atas dua alat rekaman flight data recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (CVR). Namun ada juga FDR dan CVR di kotak hitam ini yang terpisah.
FDR merekam data pesawat dan kerja peralatannya. FDR memiliki pita rekaman sepanjang 150-200 jam terbang. Terbuat dari logam dan bisa merekam bolak balok. Pita FDR selebar 10 cm
Ini tulisan oleh2 dr main k blog2 orang lain. Baca aja, good for you deh.
dari otherhalf.web.id
Sebuah kisah nyata…
Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki.
Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik.
Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.
Cuma ada satu masalah, ibu yang pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.
Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya.
Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu:
“Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan” Ibu itu kemudian menutup matanya.
“Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?” Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yang murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.
Virginia Satir melanjutkan; “Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka.
Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi”.
Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak.
Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.
“Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran di sana , artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu”.
Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tsb.
“Sekarang bukalah mata ibu” Ibu itu membuka matanya
“Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?”
Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
“Aku tahu maksud anda” ujar sang ibu, “Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif”.
Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.
Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming) . Dan teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita ‘membingkai ulang’ sudut pandang kita sehingga sesuatu yang tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.
Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang :
Saya BERSYUKUR;
1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain
2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan
4. Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi
5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman
6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan
7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras
8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat
9. Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup
10. Untuk dst…
JAKARTA, SENIN - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melayangkan surat teguran kedua kepada penanggungjawab acara Extravaganza yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi nasional. Ini adalah surat teguran terakhir. Tayangan Extravaganza terancam dihentikan.
"Jika tidak segera diperbaiki, maka kami meminta tayangan ini dihentikan," ujar Nina Armando, anggota panelis saat memaparkan hasil evaluasi terhadap program-program televisi periode 1 hingga 13 Mei 2008 yang dikeluarkan KPI di Gedung Bapeten, Jakarta, Senin (7/7).
Hadir pada saat pemaparan hasil evaluasi tersebut yakni para tim panelis yang beranggotakan Pakar Komunikasi Dedi N Hidayat, Pakar Komunikasi Nina Armando, Pemerhati Anak dan Gender Razaini Taher, dan Yayasan Pengembangan Media Anak Bobby Guntarto.
Hasil evaluasi tim panelis, tayangan acara komedi itu mengandung muatan vulgar, melecehkan kaum perempuan, dan menyiratkan seks. "Walaupun komedi, tapi secara konotasi mengarah ke seks," ujar Nina.
Saat pemaparan, Tim Panelis juga menampilkan adegan-adegan dalam program Extravaganza. yang dianggap bermasalah. Salah satu contohnya yakni saat Exravaganza menghadirkan bintang tamu grup band Ungu. Adegan tersebut memperlihatkan penampilan dan gerak-gerak Aming, salah satu pemainnya, yang dinilai terlalu vilgar dan melecehkan kaum perempuan saat mengenakan pakaian ala perempuan.
Selain mempersoalkan isi tayangan, KPI juga mempersoalkan jam penayangan acara tersebut. Acara yang ditayangkan pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB memungkinkan anak-anak turut menyaksikan adegan yang dianggap 'tidak wajar' tersebut.
Buat kamu2 yg punya printer, wajib tahu cara memperlakuin printer kesayanganmu. ini berdasarkan pengalaman pribadiku, dimana HP 3744 ku harus berakhir di kolong meja gara2 koit. catridgenya mampus. asal sih makenya. skarang dengan IP 1880, dan dibantu sistem infus (spekulasi, trauma sm catridge sih) moga2 pengalaman itu nggak terulang.
diambil dr detiknet.com
Jika tak dirawat, printer bisa saja ‘ngambek’ dan kinerjanya menjadi tidak optimal. Untuk itulah, printer juga perlu dirawat layaknya perangkat elektronik lainnya agar tetap dalam kondisi baik.
Berikut beberapa tips mengenai cara merawat printer secara mudah dan murah, dan ditanggung, printer Anda sehat dan bisa bekerja lebih maksimal.
Gunakan Printer secara Periodik
Untuk mencegah kualitas cetakan yang buruk, gunakan printer Anda secara periodik sedikitnya 2-3 kali seminggu. Hal ini akan membuat aliran tinta dari lubang tetap lancar. Jika Anda termasuk jarang menggunakan printer, barangkali Anda perlu secarik kertas untuk mengingatkan Anda mencetak dengan tinta warna atau hitam putih sedikitnya 2 kali seminggu untuk menjaga kelancaran aliran tinta.
Matikan Printer Jika Tidak Digunakan
Jangan lupa untuk selalu mematikan printer jika tidak digunakan. Hal ini akan mencegah menutupnya lubang-lubang aliran tinta dalam kepala printer.
Bersihkan Kotoran dalam Printer
Bersihkan bagian dalam printer setiap satu atau dua minggu, tergantung seberapa sering dan seberapa banyak Anda menggunakan printer. Hal ini akan menjaga kemampuan printer Anda dalam mencetak. Jangan lupa mengamati apakah ada benda-benda yang tertinggal di dalam printer seperti penjepit kertas dan sebagainya. Jangan simpan printer di tempat berdebu atau penuh serangga. Jika memang tempatnya berdebu, ada baiknya bungkus printer dengan plastik untuk melindunginya dari kotoran.
Jagalah Cartridge dengan Baik Ketika Mengganti Tinta
Cartridge printer dipenuhi penghubung listrik yang halus. Benda ini mungkin rusak jika diperlakukan sembarangan. Bisa jadi sinyalnya dengan komputer menjadi putus atau hasil cetakannya buruk. Karena itu, perlakukan cartridge dengan hati-hati.
Gunakan Diagnostic Tools
Seluruh printer mempunyai software pertolongan tentang bagaimana merawat atau mengatasi permasalahan mengenai printer tersebut. Sediakan waktu mempelajarinya. Mungkin saja informasi yang disediakan bisa menolong Anda mengatasi permasalahan dalam printer Anda.
Matikan Printer Jika Gagal Mencetak
Kegagalan dalam mencetak atau error message yang kadang muncul, terkadang bisa diatasi dengan mematikan tombol printer, kemudian mencabut kabel daya sedikitnya selama sepuluh menit. Setelah itu, masukkan lagi kabel daya tersebut pada colokannya, nyalakan printer dan cobalah mencetak kembali. Cara seperti ini seringkali mampu mengatasi kegagalan mencetak dengan baik.
foto dari www.buycoms.com
Sumber diambil dari detiknet.com

Tiap hari aku berinteraksi dengan gaya berkendara yang berbeda-beda dari sesama pemakai jalan. ada yang "Pintar", ada jg yang "ngawur". Mulai dari anak muda yang ugal-ugalan, sampe ibu-ibu yang kelewat hati2, jalan kayak siput narik siput. Bukan masalah ngebut atau pelan, tapi wajar dan sesuai aturan.
jalanan bukan tempat yang aman, segala kesalahan pengendara bs berakibat fatal buat kita sendiri dan orang lain. sudah hati2 aja msh bisa celaka kok, apa lagi nggak.
so, mari sama2 mengenal secuil cara buat bs lebih berhati2 kalo di jalan.
Tulisan dubawah diambil dari http://otomotif.kompas.com/read/xml/2008/01/22/08092643/seandainya.pengendara.tertib...
Pertama, setiap pengendara sepeda motor di jalan harus memiliki surat izin mengemudi untuk sepeda motor dan (harus) mampu mengendarai kendaraannya dengan wajar. Kedua, pengemudi dan penumpang wajib menggunakan helm yang telah direkomendasikan keselamatannya dan terpasang dengan benar. Ketiga, pengendara sepeda motor wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki.
Ketiga hal di atas adalah cuplikan dari Undang-Undang Nomor 14 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dikeluarkan pada tahun 1992. Jika saja ketiga hal itu diterapkan, tentunya angka kecelakaan lalu lintas bisa ditekan ke batas yang minimum. Sayangnya, dalam kenyataan sehari-hari di jalan, dengan mudah
disaksikan pelanggaran terhadap ketiga hal itu. Di berbagai ruas jalan dengan mudah ditemui pengendara yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan atau melawan alur lalu lintas (di jalan satu arah).
Banyak pula pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Atau kalaupun pengendara menggunakan helm, helm itu tidak memenuhi standar yang ditetapkan dan tidak terpasang secara benar. Sedangkan penumpang sepeda motor sebagian besar tidak menggunakan helm, kecuali bagi sepeda motor yang melintas di jalan-jalan protokol. Kalaupun menggunakan helm, biasanya helm itu hanya digunakan sebagaimana layaknya menggunakan topi. Tali penahan helm tidak dikaitkan.
Yang paling parah adalah pelaksanaan kewajiban untuk mengutamakan keselamatan pejalan kaki. Rasanya hampir tidak ada satu pengendara sepeda motor pun yang melaksanakan kewajiban ini, terutama di ruas-ruas jalan di mana sepeda motor yang melintas jumlahnya belasan atau puluhan. Dalam kondisi seperti itu, pejalan kaki sangat diabaikan. Para pengendara sepeda motor seakan tidak merasa perlu mengurangi kecepatannya jika mobil, minibus, bus, atau truk berhenti untuk memberikan kesempatan bagi pejalan kaki untuk menyeberang. Akibatnya, pejalan kaki sering menjadi korban. Kadang-kadang pengendara dan
penumpang juga menjadi korban karena sepeda motor terjatuh atau ditabrak oleh sepeda motor yang melaju di belakangnya.
Ada banyak alasan yang bisa dikemukakan tentang mengapa keadaan seperti itu terjadi. Tetapi, inti persoalannya: apakah keadaan ini akan dibiarkan terus terjadi?
Jarak aman dan titik mati
Itu baru pada tahapan awal. Pada tahapan selanjutnya, pengendara sepeda motor juga harus mengetahui tentang jarak aman dengan kendaraan lain saat melaju dengan kecepatan tinggi dan juga mengenai titik mati (blind spot). Setiap orang mempunyai pendapat sendiri tentang hal tersebut, tetapi penting diingat bahwa jarak aman itu berubah-ubah sesuai dengan kecepatan kendaraan. Kecepatan 60 kilometer per jam sama dengan 16,66 meter per detik. Itu berarti dalam waktu satu detik kendaraan bergerak sejauh 16,6 meter. Dan, kecepatan 80 kilometer per jam sama dengan 22,22 meter per detik, atau dalam waktu satu detik kendaraan bergerak sejauh 22,22 meter.
Dengan kata lain, jika seorang pengendara, baik itu pengendara sepeda motor maupun pengendara mobil, dalam kecepatan 80 kilometer per jam melaju di belakang kendaraan lain dengan jarak 10 meter, dipastikan ia akan menabrak mobil di depannya jika mobil itu secara mendadak berhenti. Ini mengingat seseorang memerlukan waktu satu detik untuk bereaksi (termasuk menginjak rem), dan 1 detik itu dalam kecepatan 80 kilometer berarti 22,22 meter.
Khusus yang berkaitan dengan titik mati, pengendara sepeda motor perlu menyadari bahwa bukan hanya dirinya mempunyai titik mati, pengendara mobil pun mempunyai titik mati. Itu sebabnya penting bagi pengendara sepeda motor untuk membuat kehadirannya diketahui oleh pengendara mobil, bus, atau truk yang berada di dekatnya.
Diambil dr http://otomotif.kompas.com/read/xml/2008/06/19/10243659/cara.irit.naik.motor
HAMPIR sebulan harga bahan bakar minyak naik. Tapi sebagian masyarakat belum dapat menyesuaikan diri karena pendapatannya tetap. Beberapa orang terpaksa mengandangkan mobilnya dan menggantinya dengan motor. Wajar saja, harga premium (bensin) naik dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.000 per liter. Bahkan harga Pertamax dan
Pertamax Plus terus meroket dalam hitungan hari, bukan lagi dua mingguan seperti sebelumnya! Pertamax misalnya naik dari Rp 7.400 ketika premium Rp 4.500 menjadi Rp 10.300 saat ini!
Lalu, bagaimana dengan pengguna motor? Jangan takut. Ini ada tips dari PT Astra Honda Motor untuk memperirit konsumsi bahan bakar motor Anda. Berikut tipsnya:
1. Persiapkan perjalanan Anda dengan baik. Tentukan rute terdekat dan siapkan perlengkapan berkendara, seperti helm, jaket, dan sarung tangan. Hal ini akan membuat perjalanan Anda menjadi efektif.
2. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan terawat baik. Periksa tekanan angin pada ban depan dan belakang serta jarak bebas main rem. Jangan lupa mengisi bensin.
3. Tempatkan diri dan kendaraan Anad agar dengan mudah melihat kondisi sekitar. Selalu perhatikan kondisi lalu lintas. Postur tubuh yang baik membuat perjalanan lebih nyaman, tidak mudah capek, dan anggota tubuh menjadi responsif terhadap kondisi jalan. Posisi lutut dan telapak kaki juga mempengaruhi dalam pemakaian BBM. Jika ingin irit, hadapkan lutut dan telapak kaki ke dalam.
4. Buka gas secara perlahan-lahan. Apalagi untuk motor matik, sebab motor jenis ini cenderung lebih boros untuk hentakan pertama.
5. Jangan main gas kendaraan bila tidak perlu.
6. Saat mengendara, gunakan rem seperlunya. Sebab rem akan mengurangi performa kendaraan.
7. Jaga kecepatan antara 40-50 km/jam.
8. Mengurangi terpaan/hambatan angin dapat menghemat pemakaian BBM.
9. Kurangi juga berat badan jika Anda terlalu gemuk. Sebab, badan gemuk akan menambah bobot motor. Semakin berat beban yang dibawanya, semakin banyak pula konsumsi bahan bakarnya.
Nah Selamat mencoba tips ini, mudah-mudahan pengeluaran Anda sedikit terkurangi. Bukankah penghematan sekecil apa pun di masa sulit seperti ini sangat berarti?
Beberapa waktu lalu aku nonton Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull. sebelumnya rada gak niat nonton seh (akhir bulan gitu..), tp krn ditodong, ya uda deh.Komen: keren..
Renungan: kapan ya pelem indo bs "jualan" tanpa ngandalin pemain yg menjadikan tampang (yg katanya) ganteng ato cantik (DOANG) sbg modal utama. misalnya aja kayak Denias ato naga bonar. Walau di 2 pelem tsb tetap disisipkan wajah rupawan untuk memikat penonton indonesia, tapi msh bs dipertanggung jawabkan dgn kualitas cerita yg gak pasaran (versiku).
HIDUP SINETRON INDONESIA...!salah ya, Film maksudnya. (sulit dibedain sih).
Tulisan berikut diunduh dari www.kompas.com.
"The Kingdom of the Crystal Skull: Saatnya Indy Beraksi Kembali"
Jangan pernah meremehkan ketangguhan Harrison Ford. Meski di usianya yang tak lagi muda, ia masih memperlihatkan staminanya yang prima. Lihat saja, dalam film terbarunya, Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull, Ford kembali dipercaya memerankan sosok DR Henry Walton Jones Jr atau yang akrab dengan nama Indiana Jones, tokoh rekaan yang pertama kali dimainkannya 27 tahun lalu.
Lewat sentuhan sutradara kawakan Steven Spielberg, disokong kemampuan imajinasi raja dongeng George Lucas, film seri keempat Indiana Jones ini berhasil menghadirkan sebuah dongeng yang tak kalah seru dibanding film-film seri sebelumnya. Akting Ford, tentu saja, tak usah diragukan lagi. Di usianya, yang kini telah memasuki kepala enam, ia masih memancarkan daya pikatnya.
Rasa penasaran atau mungkin keinginan untuk bernostalgia bersama sang arkeologis petualang itu, membuat penggemarnya untuk segera bergegas menyaksikan aksi sang jagoan.
Pada pemutaran pertama saja, film ini berhasil menangguk penghasilan sekira 25 juta dolar AS. Hingga pemutaran tiga hari perdananya, film the Kingdom of the Crystal Skull telah meraup pendapatan hingga 126 juta dolar AS. Jumlah perolehan tersebut nyaris memecahkan rekor box office dalam sejarah perfilman di Hollywood.
Sedari pemuncu
lan perdananya pada tahun 1981 lewat film Raiders of the Lost Ark, film ini memang telah berhasil mencuri perhatian banyak orang, terlebih mereka yang menyukai aksi-aksi petualangan. Lewat aksi kepahlawanan dosen eksentrik itulah, petualangan kembali disodorkan. Spielberg, Lucas dan Ford, lewat seri keempat inilah kembali menghadirkan sebuah tontonan yang menghibur dan utuh.
Ya, keutuhan itu begitu terasa lewat alur cerita, pengadegan yang sempurna, penyajian gambar yang elok dan tentu saja keaktoran para pelakonnya yang tampil gemilang.
Rasa-rasanya, satu hal yang cukup membuat terkagum-kagum dengan hasil kerja Spielberg, yakni bagaimana ketika ia menghadirkan suasana di era tahun 1957 terasa begitu nyata. Ya, bangunan yang eksotik serta mobil-mobil antik dihadirkan untuk menguatkan suasana itu.
Untuk sebuah hiburan, Indiana Jones, cukup berhasil. Aksi petualangan Indy--sebutan buat profesor petualang itu--memberi atraksi tersendiri. Spielberg juga menyisipkan atraksi-atraksi jenaka sebagai bumbu yang tak
kalah seru.
Di film ini, Indy, memang dikisahkan tak lagi muda. Bahkan, ia mendapat julukan "Pak Tua" dari seorang mahasiswa bernama Mutt Williams (Shia LaBeouf). Bersamanya, ia kemudian bertualang. Mereka berusaha menemukan jejak Crystal Skull of Akator--sebuah tengkorak kristal--yang dipercaya mempunyai kekuatan maha dahsyat bagi siapa saja yang menguasainya.
Indy, kali ini harus berhadapan dengan musuh barunya bernama Spalko (Cate Blanchett), seorang perempuan dari era Uni Soviet sekaligus kamerad kesayangan Stalin. Nah, bagi siapa yang berhasil menguasainya, tentu saja, ia akan menguasai dunia di tengah suasana perang dingin antara Barat dan Timur. Lantas kepada siapakah kekuatan maha dahsyat itu akan berpihak?
Eko Hendrawan Sofyan